Selasa, 07 Mei 2013

www.skripsiutama.blogspot.com
Jika Dua Mahasiswa Memiliki Judul Skripsi yang Sama

                                                Written by
                                             Ari Julianto


Suatu dilema muncul saat sidang seminar digelar dimana pada suatu ketika terdapat dua mahasiswa memiliki judul skripsi atau thesis yang sama. Disini, baik dosen pembimbing maupun prodi saling melempar tanggung jawab.

Sebenarnya, menurut saya jika kedapatan dua mahasiswa memiliki judul skripsi yang sama, kita tidak perlu saling menuding itu kesalahan siapa. Cobalah, sebagai dosen pembimbing atau prodi memberikan solusi terbaik agar semua pihak tidak dirugikan.

Dalam postingan kali ini saya mencoba memberikan solusi bagaimana jika dilema ini terjadi. Berikut solusi yang saya tawarkan.

1. Periksalah dengan benar huruf per huruf, kata per kata apakah kedua judul skripsi tersebut benar-benar 100% sama. Jika ada perbedaan 1 huruf atau 1 kata saja, maka itu tidak bisa dikatakan sama (identical).

2. Jika tetap sama, perhatikan periode tahun akademi  kedua mahasiswa tersebut apakah keduanya berada di tahun ajaran yang sama, misalnya 2011/2012.

3. Jika sama, maka perhatikan identification of the problems, formulation of the problem dan sebagainya. 

4. Jika tetap sama, saya yakin location of the research tidak boleh sama. Disini, para dosen pembimbing dan prodi memberi arahan agar salah seorang dari mereka  harus memilih location of the research yang berbeda.

5. Dengan kata lain, meski judul kedua mahasiswa tersebut sama, namun object penelitian mereka berbeda sehingga hasil dari riset mereka pun tidak akan sama.

6. Satu hal lagi yang perlu diperhatikan adalah, apakah isi Review of Literature kedua mahasiswa tersebut juga sama? jika persis sama, berarti keduanya menjiplak dari sumber skripsi yang sama pula. Disini dosen pembimbing dan prodi harus merombak outline dari Review of Literature kedua mahasiswa tersebut agar tidak sama.

7. Sejak dari awal di mata kuliah seminar on language teaching, dosen diwajibkan menekankan kepada mahasiswa agar tidak menjadi plagiat. Mengutip isi skripsi orang lain diperbolehkan, asal jangan mengutip 100% dari keseluruhannya.

Andaikata tidak ada pilihan lain selain mengganti judul skripsi mereka. Saya menyarankan gantilah judul kedua skripsi mahasiswa tersebut. Jangan salah satu dari mereka. Sebab hal itu akan menimbulkan gap antar semua pihak. Lebih baik keduanya diarahkan sesuai dengan variable yang ada dalam judul skripsi mereka.

Demikianlah pembahasan kita kali ini dan semoga bermanfaat. Amin.


www.skripsiutama.blogspot.com